Konsultasi Diabetes Dengan Dokter

Tips Sebelum Berolahraga Untuk Penderita Diabetes Melitus

tips olahraga untuk penderita diabetes

Setelah mengetahui manfaat berolahraga, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum berolahraga untuk penderita diabetes melitus, antara lain:

  1. Untuk menghindari hipoglikemia, lakukan olahraga yang teratur, intake makanan dan cairan yang cukup serta pemakaian obat-obatan yang tepat/sesuai.
  2. Jika kadar glukosa darah sebelum berolahraga adalah 100-250 mg/dL dan akan berolahraga selama lebih dari 1 jam maka di anjurkan untuk mengkonsumsi makanan kecil setiap 30-60 menit, makanan kecil 10-15 gr, dikonsumsi 15-30 menit berolahraga.
  3. Bila kadar glukosa darah < 100 mg/dL, dibutuhkan makanan ekstra (25 gr), sedangkan bila kadar glukosa darah 100 - 250 mg/dL, dan hanya akan berolahraga selama kurang dari 1 jam, tidak diperlukan makanan ekstra.
  4. Akibat efek olahraga terhadap penggunaan insulin oleh sel tubuh, sebaiknya penderita diabetes tipe 1 mengurangi dosis insulin dan meningkatkan asupan makanan mengawali olahraga.
  5. Olahraga harus segera dihentikan pada awal ada gejala hipoglikemia.
  6. Kenakan sepatu yang sesuai, perhatikan perawatan dan kebersihan kaki,
  7. Lakukan pemeriksaan medis dan EKG kerja sebelum memulai olahraga.
  8. Program olahraga disusun sesuai beratnya penyakit kebugaran penderita diabetes.
  9. Rencanakan pemeriksaan berkala untuk evaluasi program latihan.

 

Konsultasi Diabetes Dengan Dokter
Hubungi 081 393 000 333

Untuk Order ALBIBET
Hubungi 081 360 111 999 

 

Kebutuhan Zat Gizi Bagi Penderita Diabetes Melitus

Albibet Obat Herbal Diabetes | Konsultasi Dengan Dokter | 081 393 000 333

Melanjutkan artikel sebelumnya, berikut kami jabarkan zat gizi yang bagus bagi penderita diabetes melitus:

1. Protein
ADA (American Diabetes Association) saat ini menyarankan untuk konsumsi 10% hingga 20% energi dari protein total. Asupan protein perlu diturunkan hingga 0,8 g/kgBB perhari atau 10% dari kebutuhan energi dengan timbulnya nefropati pada orang dewasa dan 65% bernilai biologik tinggi.

2. Lemak Total
Asupan lemak di sarankan <7% energi dari lemak jenuh dan tidak boleh lebih 10% energi dari lemak tidak jenuh ganda. Anjuran asupan lemak di Indonesia adalah 20-25% energi. Apabila peningkatan LDL merupakan masalah utama, dapat diikuti anjuran diet dislipidemia tahap II yaitu <7% energi total dari lemak jenuh dan kandungan kolesterol 200 mg/hari.

3. Lemak Jenuh dan Kolesterol
Tujuan mengurangi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol adalah untuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Jadi <7% asupan energi sehari harus dari lemak jenuh dan asupan kolesterol makanan hendaknya dibatasi tidak lebih dari 300mg/hari.

4. Karbohidrat
Anjuran konsumsi karbohidrat untuk orang dengan diabetes di Indonesia adalah 45-65% energi.

5. Serat
Rekomendasi serat untuk penderita diabetes sama dengan orang yang tidak terkena diabetes, yaitu 20-35% gr serat dari berbagai sumber makanan. Di Indonesia dianjurkan 25% gr/1000 kalori/hari, di utamakan serat larut.

6. Natrium
Anjuran asupan untuk penderita diabetes adalah 3000 mg. Untuk penderita hipertensi ringan samapi sedang dianjurkan 2400 mg natrium perhari.

Konsultasi Diabetes Dengan Dokter
Hubungi 081 393 000 333

Untuk Order ALBIBET
Hubungi 081 360 111 999 

Langkah-langkah Terapi Gizi Untuk Penderita Diabetes

Albibet Herbal Diabetes | Konsultasi Dengan Dokter | 081 393 000 333

Berikut langkah-langkah terapi gizi untuk penderita diabetes melitus

1. Pengkajian
Mengkaji data klinis dari hasil pemantauan sendiri kadar glukosa darah, kadar lemak darah (kolesterol total, LDL, HDL dan trigliserida) dan hemoglobin glitat. Informasi tadi yang di dapat oleh tim medis harus dicatat di dokumen medik sehingga penanganan diabetes melitus dapat dikembangkan dan semua anggota tim bisa membantu pasien diabetes melitus. Pengkajian ini bisa dilakukan dengan cara wawancara atau dengan mengisi kuisioner.

2. Menentukan Tujuan Yang Akan Dicapai
Hasil pengkajian tadi diperlukan untuk mencapai tujuan apa yang akan di capai. Pasien diabetes hendaknya diminta mengidentifikasi, apa yang sebaiknya dilaksanakan untuk dalam penatalaksanaan diabetes melitus secara menyeluruh. Tujuan yang dicapai harus bisa membawa perubahan positif bagi pasien penderita diabetes melitus.

3. Intervensi Gizi
Informasi dari pengkajian gizi dan tujuan apa yang akan di capai menentukan dasar intervensi gizi. Intervensi gizi ditujukan untuk memberikan informasi praktis pada pasien yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Intervensi gizi melibatkan dua tahap pemberian informasi:
- Intervensi gizi dasar
Tahap ini memberikan gambaran tentang gizi, kebutuhan zat gizi, petunjuk penatalaksanaan gizi pada diabetes, informasi survival-skil yang dianggap perlu untuk pasien (membaca label, penatalaksanaan pada saat sakit)
-Intervensi gizi lanjut
Tahap ini melibatkan penggunaan suatu pendekatan perencanaan makan yang lebih mendalam seperti menu, penghitungan kalori, penghitungan lemak, daftar bahan penukar, dan lainnya.

4.Evaluasi
Evaluasi adalah bagian terpenting dari proses terapi gizi medis. Pada tahap terapi ini, pemecahan masalah mungkin penting untuk mambantu pasien menetapkan tujuan baru untuk intervensi gizi lebih lanjut. Untuk individu, pola makan harus seimbang. Tindak lanjut untuk anak-anak dianjurkan dilakukan setiap 3-6 bulan, sedangkan pada orang dewasa setiap 1-12 bulan.

 

 

Konsultasi Diabetes Dengan Dokter
Hubungi 081 393 000 333

Untuk Order ALBIBET
Hubungi 081 360 111 999 

Tujuan Terapi Gizi Untuk Penderita Diabetes

 

gizi untuk penderita diabetes melitus

Tujuan umum dari terapi gizi untuk penderita diabetes adalah membantu memperbaiki kebiasaan gizi dan olahraga untuk mendapatkan kontrol metabolik yang lebih baik. Tambahan tujuan khusus terapi gizi adalah:

  • Mempertahankan kadar gula darah mendekati normal dengan keseimbangan asupan makanan dengan insulin (endogen/eksogen) atau obat hipoglikemik oral dan tingkat aktivitas.
  • Mencari kadar serum lipid yang optimal.
  • Memberi energi yag cukup untuk mencapai/mempertahankan berat badan yang memadai pada orang dewasa, mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang noramal pada anak dan remaja untuk peningkatan kebutuhan metabolik dan laktasi.
  • Beratbadan memadai, dapat diartikan sebagai berat badan yang dapat di capai atau di pertahankan baik jangka pendek atau jangka panjang bagi penderita diabetes.
  • Menghindari dan menangani komplikasi akut penderita diabetes yang menggunakan insulin seperti hipoglikimia, penyakit jangka pendek dan komplikasi diabetes seperti: penyakit ginjal, neuropati autonomik, hipertensi dan penyakit jantung.
  • Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan melalui gizi yang optimal.

 

Konsultasi Diabetes Dengan Dokter
Hubungi 081 393 000 333

Untuk Order ALBIBET
Hubungi 081 360 111 999 

Manfaat Olahraga Bagi Penderita Diabetes Melitus

Apa yang terjadi saat orang berolahraga ? Pada saat berolahraga terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar oleh otot yang aktif. Disamping itu terjadi pula reaksi tubuh yang kompleks meliputi fungsi sirkulasi, metabolisme, pelepasan dan pengaturan hormonal dan susunan saraf otonom.

Manfaat olahraga bagi penderita diabetes adalah meningkatkan penurunan kadar glukosa darah, mencegah kegemukan, ikut berperan dalam mengatasi kemungkinan terjadinya komplikasi aterogenik, gangguan lipid darah, peningkatan tekanan darah, hiperkoagulasi. Keadaan ini mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan meningkatkan kualitas hidup penyandang diabetes melitus dengan meningkatnya kemampuan kerja dan juga memberikan keuntungan secara psikologis.

Olahraga aerobik yang teratur akan mengurangi kebutuhan akan mengurangi kebutuhan insulin sebesar 30-50% pada penyandang diabetes tipe 1 yang terkontrol  dengan baik, sedangkan pada penyandang diabetes tipe 2 yang di kombinasikan dengan penurunan BB akan mengurangi kebutuhan insulin sehingga 100%.

Konsultasi Diabetes Dengan Dokter
Hubungi 081 393 000 333

Untuk Order ALBIBET
Hubungi 081 360 111 999 

Bijak Menangani DIABETES MELLITUS

Jangan mudah FRUSTASI dengan metode pengobatan yang sudah dilakukan selama ini.
Walaupun anda  sedang JENUH minum obat-obatan yang tiada berujung.
Atau bahkan sangat BOSAN dengan suntikan insulin yang menyakitkan seperti pecandu narkoba,
CAPEK dg terapi alternative yang melelahkan tanpa harapan.
maaf, anda bukan sendiri….
Ribuan, bahkan jutaan orang diseluruh dunia sedang sibuk seperti anda, hari-hari seakan tidak bisa lepas dengan rutinitas yang membosankan dan menyakitkan.
Belum lagi kadar gula yang semakin diperhatikan malah semakin bertambah angkanya setiap saat.
Ancaman gangrain atau kaki membusuk seperti setiap hari terngiang ditelinga. Apalagi cerita-cerita kebanyakan orang tentang komplikasi penyakit yang menyertainya bukan rahasia lagi.
Bagi lelaki, vonis diabetes seolah stempel yang melekat di organ vital yang mengatakan kamu tidak akan berfungsi lagi, alias impoten. MENYAKITKAN, kenikmatan dunia yang kebanyakan orang sangat mendambakan itu seolah hendak dicabut dari diri anda sampai akhir hayat nanti.
Namun…parahnya, jutaan rupiah saya yakin sudah melayang dari kantong anda.
Bosan…muak…mungkin kata itu patut anda sampaikan kepada orang yang setiap saat hanya menyekoki anda dengan obat-obatan yang sebenarnya anda juga ragu dengan apa yang anda harus makan itu.
Seakan sekarang seperti terjerat dengan mafia narkoba yang sudah tidak mungkin lagi lepas darinya. Anda menjadi pelanggan setianya.
Mencari metode barupun saya yakin anda sudah bosan, bahkan katanya herbal yang menawarkan harapan yang bombastispun seperti isapan jempol, omong kosong, hanya jualan, dll

MARI, Kita mulai dengan niat yang sunggu-sungguh, berdoa kepada Alloh. KAMI sediakan konsultasi gratis dengan Doktr Saintifikasi Jamu. Semoga ALLOH menunjukkan jalan keluar Anda

KONSULTASI  Dokter Saintifikasi Jamu : 081 393 000 333

PEMESANAN PRODUK:   081 393 000 555

Bagaimana Kondisi Pankreasmu?

Organ yang satu ini kerap dijadikan sasaran kesalahan sebagai penyebab munculnya penyakit diabetes. Pasalnya dari pankreas inilah masalah diabetes bermula. Memang pankreas tidak sepopuler organ lain seperti jantung, paru-paru, hati, maupun ginjal, namun sebenarnya pankreas ini mempunyai peran yang sangat vital didalam tubuh manusia, terutama untuk fungsi pencernaan.f

Ada dua fungsi utama pankreas,

Pertama, menghasilkan beberapa hormon yang penting seperti hormon insulin yang dihasilkan sel beta, hormon GHS yang dihasilkan sel epsilon, dan hormon GHIH yang dihasilkan sel delta. Kedua, menghasilkan enzim pencernaan. Enzim yang diproduksi ini berfungsi membantu pencernaan makanan yang kita konsumsi. Ada enzim pemecah karbohidrat, pemecah lemak, dan pemecah protein.

Namun dari fungsi-fungsi pankreas tersebut yang paling sering disebut-sebut adalah fungsi mengeluarkan insulin. Dimana ketika fungsi tersebut terganggu maka penyakit kencing manislah yang muncul.

 

 

 

Penyandang Diabetes dan Puasa Di Bulan Ramadhan

Puasa bagi penderita Diabetes | ahlinyaDIABET | 081 393 000 333                         Pada bulan Ramadhan terjadi perubahan jadwal makan, biasanya kita makan 3 kali dengan porsi besar, tapi di bulan ini kita hanya makan 2 kali dengan porsi besar saat sahur dan berbuka.Tidak hanya jadwal makan yang berubah, namun juga pola dan jenis makanan yang kita konsumsi.

Pada bukan penyandang diabetes dalam keadaan tidak berpuasa, kadar glukosa darah bertahan dalam kisaran normal oleh mekanisme antara hormon insulin dan hormon kontra regulator insulin (glukagon, epinefrin, kortisol dan hormon pertumbuhan)

Pada penyandang diabetes, kondisi glukosa darah yang rendah sering kali tidak di respon dengan kenaikan hormon glukagon secara cukup sehingga lebih mudah terjadi hiperglikemia. Tentu keadaan ini sangat membahayakan jika tidak di persiapkan dengan baik.

Salah satu prediktor penyandang diabetes yang boleh melakukan puasa ramadhan adalah glukosa darah yang terkendali baik dan secara secara keseluruhan diabetes yang ditandai dengan hasil pemeriksaan HbA1c yang dalam batas normal. Penyandang yang terkendali perencanan makannya tidak mengalami kesulitan untuk berpuasa. Hanya saja perlu di cermati adanya perubahan jadwal, jumlah dan jenis makanan yang di konsumsi. Kondisi yang berpotensi berbahaya pada penyandang diabetes yang berpuasa adalah hiperglikemia. Gejala hiperglikemia biasa terjadi manakala kadar glukosa darah kurang dari 60mg/dL.

Bagaimana memantau kadar glukosa darah selama puasa ?
Pemantauan glukosa darah idealnya dilakukan saat sebelum sahur, dua jam sebelum sahur, sebelum berbuka dan dua jam sesudah berbuka. Selain dua waktu itu, sering juga keluhan hiperglikemia timbul pada sore hari, maka seharusnya segera dilakukan pemeriksaan.

Bagaimana pengaturan makan penderita diabetes saat puasa ?
Pada orang yang berpuasa terjadi perubahan kebiasaan makan dan minum, kurang lebih mulai terbit fajar sampai terbenam matahari tidak makan dan minum. Karbohidrat, lemak dan protein dapat di tumpuk sebagai cadangan energi, sehingga bila makan malam hari cukup, tidak akan menurunkan berat badan.

Apa menu berbuka dan sahur bagi penderita diabetes ?
Saat berbuka mulailah dengan makanan yang bergizi seperti coctail buah atau sari buah, untuk menghindari agar kita tidak hanya makan makanan tinggi kalori saja. Waktu berbuka sebaiknya jangan makan berlebihan, makanlah secara bertahap dan kunyah dengan baik.
Bagi kebanyakan orang, makan sahur dirasa kurang nafsu makan mungkin karena dilakukan pada malam hari sehingga mengantuk. Untuk itu perlu disajikan makanan untuk sahur yang lebih menarik dari saat berbuka.

Penukar bahan makanan dan standar diet diabetes bagi yang menjalankan puasa
Waktu makan dan distribusi makanan bagi yang puasa sebaiknya diatur sebagai berikut:
1. Buka puasa: 50% kebutuhan kalori sehari
- Sebelum sholat: makanan yang ringan/segar
- Sesudah sholat: makanan utama
2. Sesudah tarawih: makanan kecil (10% kebutuhan kalori sehari)
3. Sahur: 40& kebutuhan kalori sehari

Sekian artikel tentang Penyandang Diabetes dan Puasa Di Bulan Ramadhan. Jika Anda menderita diabetes, jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi ALBIBET. ALBIBET adalah ramuan herbal yang merupakan perpaduan herbal timur tengah dengan herbal asli Indonesia. Keduanya, secara empiris, teruji memiliki kemampuan untuk membantu mengatasi penyakit Diabetes Mellitus. Metode pengobatan ALBIBETtidak sekadar menurunkan gula darah, tetapi juga memperbaiki organ yang mengalami disfungsi. Seperti, Pankreas dan Hati. Selain itu, ALBIBET juga membantu meningkatkan imunitas tubuh. Dengan metode ini penderita Diabetes akan lebih cepat sembuh.